Meja Laboratorium

 

Keberadaan meja laboratorium sangat penting karena media satu ini digunakan sebagai tempat untuk meletakkan perlengkapan laboratorium yang sangat banyak. Media ini juga menjadi salah satu peralatan paling umum yang digunakan oleh pekerja laboratorium. Meja dijadikan tempat untuk melakukan pengujian, meletakan benda bahan uji, bahkan untuk meletakan reagen.

Oleh karena itu, laboratorium harus membuat meja yang kuat dan kokoh serta mempunyai ketahanan terhadap reaksi kimia. Meja untuk laboratorium berbeda dengan meja pada umumnya. Meja tersebut juga bisa didesain sesuai dengan kebutuhan laboratorium sehingga mendukung kegiatan penelitian.

Meja yang digunakan untuk penelitian laboratorium banyak sekali jenis serta fasilitas lain yang mendukungnya. Fasilitas tersebut akan berpengaruh pada harga meja. Semakin banyak fasilitas meja untuk laboratorium maka harganya juga akan semakin tinggi. Meja laboratorium kini sudah banyak dijual di Indonesia sehingga Anda tidak perlu memesan dari luar negeri.

Jenis-Jenis Meja Untuk Laboratorium

Ada beberapa jenis meja yang didesain khusus untuk digunakan dilaboratorium, yaitu sebagai berikut:

  • Meja tengah laboratorium

Meja ini disebut dengan island bench, yaitu jenis meja untuk laboratorium yang sengaja ditempatkan pada bagian tengah ruangan laboratorium. Pada umumnya penggunaan meja tengah ini adalah untuk laboratorium dengan ukuran besar dan memiliki jumlah pegawai laboratorium yang cukup banyak. Dengan begitu akan memudahkan para pekerja untuk berbagi meja pada saat bekerja.

  • Meja dinding laboratorium

Meja laboratorium ini disebut juga dengan wall bench. Meja jenis ini merupakan meja yang penempatannya berada di dinding atau tembok ruangan laboratorium. Meja ini hampir menyerupai dengan kitchen set karena menempel pada dinding. Penggunaan meja dinding tersebut sangat cocok untuk laboratorium yang ukurannya tidak terlalu besar. Sehingga dapat menghemat tempat.

  • Meja lab Corner

Penyebutan untuk meja ini ialah cornet bench, yaitu meja yang diletakan pada dinding dengan bentuk siku pada ruangan laboratorium. Penggunaan meja untuk laboratorium corner ini sangat efektif untuk menghemat ruangan pada laboratorium yang ukurannya tidak terlalu besar.

Jenis Lapisan Pada Meja Khusus Laboratorium

Ada dua macam lapisan yang digunakan untuk melapisi bagian atas meja khusus laboratorium atau sering disebut dengan top table. Lapisan tersebut sengaja disematkan karena meja ini digunakan pada area yang berisiko tinggi terkena cairan berbahaya yang mengandung bahan kimia.

Jenis pelapis meja laboratorium yang pertama adalah phonelic resin. Phonelic resin adalah hasil dari polikondensasi phenol dengan formaldehyde. Karakteristik pelapis ini adalah tahan terhadap panas hingga 350F serta tidak berpori sehingga jika terdapat cairan yang tumpah tidak akan mengendap pada permukaan meja.

Jenis pelapis yang kedua adalah epoxy resin. Pelapis ini dinilai lebih unggul dari phonelic resin karena memiliki durabilitas lebih tinggi. Tampilan meja yang dilapisi epoxy resin lebih indah dan terlihat seperti masih baru meskipun sudah digunakan terlalu lama. Maka tidak heran jika meja dengan pelapis tersebut harganya lebih mahal.

Tips Memilih Meja Untuk Laboratorium

Untuk menentukan meja laboratorium paling tepat maka Anda wajib memperhatikan tips berikut ini:

  • Perhatikan material

Memperhatikan material yang digunakan untuk membuat meja pada laboratorium sangatlah penting. Karena bahan meja tersebut harus memiliki kualitas serta mutu tinggi, terutama tahan terhadap berbagai macam reaksi kimia. Seperti yang diketahui bahwa di laboratorium terdapat banyak sekali bahan kimia berbahaya.

Sehingga jika bahan atau cairan tersebut tumpah tidak akan berpengaruh pada meja tersebut. Anda dapat memilih jenis meja yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan phonelic resin atau epoxy resin sehingga lebih awet dan tidak akan mudah keropos.

  • Tentukan jenis meja

Untuk menentukan jenis meja laboratorium maka Anda harus mengukur ruangan laboratorium terlebih dahulu. Jika ukuran laboratorium tersebut besar dan luas maka Anda bisa memilih jenis meja tengah. Akan tetapi, jika tidak terlalu besar maka menggunakan meja dinding atau lab corner merupakan pilihan tepat.

Petimbangkan pula ukuran meja, jangan memilih meja yang terlalu besar karena justru akan membatasi ruang gerak Anda. Sehingga ruangan menjadi sangat sempit, memilih meja yang sepadan dengan besar ruang laboratorium merupakan keputusan paling bijak.

  • Tentukan ketebalan meja

Meja untuk laboratorium hendaknya memiliki ketebalan minimal 12 mm. Sehingga kuat untuk menopang peralatan laboratorium ataupun bahan pengujian. Jika Anda memilih meja yang terlalu tipis, besar kemungkinan akan mudah melengkung. Oleh sebab itu pemilihan ketebalan meja sangat penting untuk diperhatikan. Semakin tebal meja laboratorium maka akan semakin bagus.

  • Perhatikan spesifikasi meja

Untuk mendapatkan meja paling tepat untuk laboratorium maka Anda wajib memperhatikan spesifikasi masing-masing jenis meja. Dengan mengetahui spesifikasi meja tersebut maka Anda sekaligus mengetahui kualitasnya. Karena pada spesifikasi meja terdapat rincian jenis bahan, ketebalan, hingga dimensinya.

Jika saat ini Anda sedang mencari perlengkapan laboratorium, mulai dari meja, lemari asam, dan perlengkapan lainnya, Anda bisa memesannya dari PROTECHLAB INDONESIA. Produk yang kami jual telah lolos uji sertifikasi dan dijamin kualitasnya. Tinggal hubungi kami untuk mendapatkan produk ini. Dapatkan meja laboratorium paling durable hanya dari PROTECHLAB INDONESIA.